09 Mar Djarot Kunjungi Candi, Tanda Keberagaman di Indonesia

Sharing is caring!

Dalam kunjungannya di Kabupaten Padang Lawas Utara, Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut dua, Djarit Saiful Hidayat, mengunjungi salah satu situs purbakala. Candi Bahal I yang dikenal Candi Portibi, salah satu candi kuno peninggalan abad ke XI, yang ada di Desa Bahal,Kecamatan Portibi (8/03)

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini tampak takjub saat melihat langsung Candi tersebut, bukan hanya kemegahan bangunan situs budaya yang membuatnya terkesima, namun juga nilai sejarah dari berdirinya bangunan candi tersebut bagi masyarakat. Karena itu, dia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya anak muda untuk belajar lebih mengenal dan tidak melupakan sejarah bangsa.

“Anak-anak muda dan kita semua harus belajar akan sejarah bangsa ini,” kata Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Relawan DJOSS - Relawan Duta Djarot-Sihar djarot kunjungi candi tanda keberagaman di indonesia - Djarot Kunjungi Candi, Tanda Keberagaman di Indonesia

Dia mengatakan, keberadaan di Candi Bahal I peninggalan pemeluk ajaran Buddha itu sekaligus menegaskan keberagaman yang ada di Indonesia. “Candi ini sudah ada sejak zaman Syailendra atau kerajaan sriwijaya. Artinya masuknya budaya dan agama ke negara kita ini dengan damai. Jadi kita harus ingat, bangsa Indonesia itu dilahirkan dari berbagai bangsa yang beragam,”tambahnya.

Terkait persoalan perawatan situs tua yang ada di Sumut, Djarot mengungkapkan bahwa candi-candi tua ini akan dijadikan sarana pembelajaran sejarah. “Harusnya anak-anak dibawa ke sini untuk belajar tentang sejarah bangsanya. Bisa juga dijadikan lokasi objek wisata sejarah untuk masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu penjaga Candi Bahal I, Zulhan Harahap menjelaskan, selama ini bantuan pemerintah, khususnya pemerintah daerah dalam hal perawatan masih sangat minim. “Kalau hanya pemerintah pusat saja tidak akan bisa. Harusnya ada kerja sama dengan pemerintah daerah, untuk bantuan pembersihan dan perawatan candi,” kata Zulhan.

Dia menambahkan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padanglawas Utara mengenakan biaya restribusi sebesar Rp2.000 untuk pengunjung di Candi Bahal I. “Kalau disini ramainya di akhir pekan dan hari libur nasional,” tuturnya.

(sumber dari iNews.id)

Original Source: https://www.djoss.id/djarot-kunjungi-candi-bahal-i-tanda-keberagaman-di-indonesia/

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *